Follow by Email

sex waktu hamil?

Frekuensi seks sebenarnya tak perlu terganggu dengan kehamilan. Lakukan seks seperti biasa.

Seks utk fungsi rekreasi & pemenuhan libido bisa dilakukan 2-3 hari sekali.

Memang ada beberapa mitos yg mengatakan bhw seks ketika hamil tidak disarankan krn cairan mani bisa membuat wanita mudah melahirkan lebih awal... namun saya belum pernah menemukan pembuktian ilmiah (jurnal ilmiah) yang bisa membenarkan hal tersebut.

Namun memang ketika sedang hamil besar, posisi seks yg bisa dilakukan menjadi terbatas, selain karena besarnya perut bisa menghalangi sang pria, wanita yg sedang hamil juga menjadi lebih lambat dan mudah lelah bila harus bergerak, dan juga tak disarankan posisi yg membuat sang wanita terguncang2.

Oleh karenanya sebaiknya gunakan posisi dimana sang wanita tak terguncang/bergerak dan perut tak menghalangi posisi pria, diantaranya :

Doggy Style, dimana penetrasi dilakukan dari belakang.

Spooning, dimana keduanya berbaring miring dan pria mempenetrasi dari belakang.

Posisi dimana wanita terlentang dengan panggul di sisi tempat tidur dan kaki terjuntai ke lantai, sedangkan pria berdiri atau berlutut di pinggir tempat tidur (kaku/lutut dilantai)

Posisi Women On Top (dimana wanita duduk diatas pria, bisa dilakukan namun sebaiknay jangan sampai gerakan sang wanita terlalu cepat, dan jangan naik turun, sebaiknya hanya maju-mundur saja.

Seks pada saat hamil bisa dilakukan selama si wanita masih merasa nyaman dengan seks itu, jadi tidak ada batasan khusus.

gpp kok, apalagi klo kehamilan tersebut normal2 saja. mungkin agak sedikit berhati-hati, apalagi klo kehamilan tersebut agak bermasalah, misalnya ada riwayat keguguran dll.

klo perut istri dah membesar, perlu penyesuaian posisi saja, lebih baik istri yg pegang kendali misal woman on top, dsb



Artikel Terkait:

No comments:

Networkedblogs